5 Manfaat Kenikir, Lalapan Dengan Rasa Unik Untuk Atasi Diabetes Hingga Hipertensi

5 Benefits of Kenikir, Lalapan with Unique Taste to Overcome Diabetes to Hypertension

Kenikir

Mungkin sebagian besar Anda familiar dengan kemangi dan selada yang dijadikan lalapan. Bagaiman dengan kenikir? Daun dengan nama latin cosmos caudatus ini juga merupakan salah satu bahan untuk lalapan. Biasanya menjadi salah satu lalapan favorit bagi sebagian masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa.

Anda bisa menemui kenikir dalam sayur pecel yang banyak di jumpai di Jogja. Cara mengolahnya, kenikir direbus terlebih dahulu, lalu disiram sambal kacang. Daun yang berasal dari Amerika Latin ini memiliki rasa sedikit sepat dan pahit. Daun ini memiliki wangi yang khas seperti citrus.

Sebagian orang menyukai rasanya yang unik, sedangkan sebagian lainnya tidak menyukainnya karena meninggalkan sedikit rasa pahit di mulut. Terlepas dari rasa uniknya itu, kenikir mempunyai manfaat baik untuk tubuh. Berikut beberapa manfaat dari daun kenikir.

1.Antidiabetes
Melansir dari Journal of Research in Medical Sciences of Isfahan University di Iran, daun yang disebut dengan ulam raja atau salad raja ini memiliki manfaat sebagai antidiabetes. Sebuah penelitian dilakukan dengan objek tikus yang diberi ekstrak kenikir. Hasilnya, adanya penurunan glukosa dalam darah tikus tersebut.

Pada penelitian tersebut ditemukan adanya enzim yang menghambat penyerapan glukosa dalam sistem pencernaan. Kenikir juga mempunyai kemampuan untuk mengelola kadar gula darah tinggi.

2.Antihipertensi
Masih dari penelitian yang sama, ditemukan adanya efek antihipertensi. Kenikir dinilai mampu menghambat kenaikan frekuensi detak jantung pada tikus, serta amplitudo volume stroke. Efek ini juga didapat ketika meminum obat yang berfungsi menurunkan volume stroke.

Ada efek yang ditimbulkan dari mengkonsumsi kenikir, yaitu efek diuretik yang berpengaruh pada penurunan tekanan darah.

Di sisi lain, ekstrak kenikir secara perlahan juga memiliki kemampuan untuk menghambat enzim pengonversi angiotensin (ACE) dalam mengurangi tekanan darah. Hal ini kemudian berfungsi sebagai antihipertensi.

3.Anti-inflamasi
Ekstrak metanol yang terkandung dalam kenikir menunjukkan adanya aktivitas anti-inflamasi pada tikus percobaan. Kandungan ini sebanding dengan obat standar natrium diklofenak. Dengan adanya kandungan ini daun dengan bunga oranye ini juga dinilai mampu menghambat pembengkakan pada kaki yang biasa terjadi pada ibu hamil atau penderita sakit ginjal serta jantung.

4. Melindungi tulang
Kenikir juga memiliki manfaat bagi tulang yang melindunginya dari osteoporosis, terutama perempuan yang memasuki pasca menopause.

Biasanya penyakit osteoporosis ini disebabkan oleh ovariektomi yang memberikan efek pada menghilangnya volume tulang, penurunan jumlah trabekuler, dan peningkatan pemisahan trabekuler.

Namun, pada tikus percobaan yang disuntikan esktrak kenikir secara rutin selama delapan minggu,hasilnya menunjukkan ada perbaikan volume tulang. Antioksidan dan kalsium yang terkandung dalam kenikir juga menambah manfaat kesehatan tulang.

5.Antioksidan
Sudah disebutkan di atas, bahwa kenikir kaya akan antioksidan. Penelitian dari Global Journal of Pharmacology tahun 2014, juga menemukan adanya kandungan flavonoid tinggi dalam kenikir.
Kandungan antioksidan pada kenikir bisa memberikan efek baik untuk mencegah gangguan pencernaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *