Banjir 2020, Polisi Periksa Anak Buah Anies Terkait Pompa Air yang Tak Berfungsi

Floods in 2020, Police Check Anies Men Related to Irrigation Water Pumps

Foto banjir yang menggenangi ribuan rumah di DKI Jakarta

Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab banjir

Terkait peristiwa banjir yang merendam ribuan rumah penduduk DKI Jakarta pada 1 Januari 2020 lalu, Polda Metro Jayamelakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya. Salah satu penyelidikan yang dilakukan ialah memeriksa anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Polisi kemudian memeriksa Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari untuk diminta klarifikasi terkait tidak berfungsinya pompa air saat banjir terjadi.

Purwanti diperiksa pada Senin (6/1) kemarin di Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pemeriksaan ini bersifat klarifikasi terkait tugas dan tanggung jawab Purwanti selaku Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat.

Lalu pada kesempatan terpisah di Polres Jakarta Utara, pada Selasa (7/1/2020), Yusri menyebut pihaknya menyelidiki masalah banjir itu berdasarkan laporan informasi masyarakat. Laporan yang diterima pihaknya, yang mana masyarakat merasa resah dengan banjir tersebut dan ini yang mendasari polisi untuk melakukan penyelidikan.

Polisi dalam melaksanakan penyelidikan ini meminta keterangan dari pihak-pihak terkait, salah satunya adalah Kasudin SDA Jakarta Barat Purwanti Suryandari.

Soal pemeriksaan yang dilakukan terhadap Purwanti ini, Yusri enggan membeberkan lebih lanjut. Dia juga belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur pidana terkait peristiwa banjir tersebut.

Lalu, Yusri juga menyebutkan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan memeriksa saksi-saksi lain, selain Purwanti. Selanjutnya, polisi telah mengagendakan pemanggilan beberapa saksi terkait penyelidikan tersebut.

Sebagaimana diketahui, banjir yang melanda DKI Jakarta pada 1 Januari 2020 lalu merendam ribuan rumah penduduk. Bukan hanya Jakarta, tapi wilayah lainjuga ikut terkena seperti Bekasi, Bogor yang bahkan beberapa wilayah di Kabupaten Bogor mengalami longsor akibat hujan deras sejak malam tahun baru hingga 1 Januari 2020 dini hari.

Banjir ini memakan korban jiwa yang terjadi di Banten, DKI Jakarta dan Bogor yang mencapai 67 orang.

Secara terpisah, Purwanti menjelaskan pemeriksaan polisi terhadap dirinya terkait pompa air tersebut. Dia menyebut, pompa saat itu dimatikan karena kondisinya yang sudah terendam.

Purwanti menuturkan, saat 1 Januari 2020 dini hari, Rumah Pompa di Jalan Daan Mogot beroperasi normal.

Tapi, lama-kelamaan air semakin tinggi dan masuk merendam alat pompa, termasuk panel dan genset.

“Bahkan kalau pompa mobile yang kita taruh di pinggir itu terendam. Ya sudah nggak bisa operasi. Kalau terendam mau bagaimana?” tutur Purwanti saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bangsa: https://www.indonesianupdates.com/category/nation/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *