Beras yang Rusak atau Turun Mutu Akan Dilelang Bulog

Damaged or Quality-Decreased Rice will be auctioned by the National Logistics Agency

Foto cadangan beras pemerintah yang rusak atau rusak akan dilelang

Direktur Pelaksana Bulog Budi Waseso, yang mengatakan pelelangan dilakukan sebelum beras diolah menjadi produk lain

Cadangan beras pemerintah yang turun mutu atau rusak akan dilelang. Hal ini disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, yang menyebut lelang itu dilakukan sebelum beras diolah jadi produk lain.

Dia mengatakan setelah beras dilelang, akan diserahkan kepada pembeli yang mana dibebaskan untuk dijadikan apa. Namun ia menegaskan lelang tersebut mengharuskan beras yang dilelang harus dalam wujud tepung

“Ada perjanjiannya nanti,” ujar Buwas seperti dikutip dari Antara, (3/12).

Lebih lanjut, Buwas mengatakan setidaknya ada 20 ribu ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang telah dinyatakan rusak atau turun mutu. Adapun, CBP ini telah melalui pemeriksaan laboratorium yang direkomendasikan Badan POM dan Kementerian Pertanian.

CBP apabila melewati batas waktu simpan paling sedikit empat bulan atau berpoteni mengalami penurunan mutu, maka beras ini harus dilakukan pembuangan. Hal ini seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian nomor 38 tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP)

Menurut Buwas, skema disposal dari beras CPB itu adalah diolah kembali menjadi tepung beras, pakan ayam, dan lain-lain. Atau bisa juga jadi bahan lain yang tidak bisa dikonsumsi, seperti etanol.

Nantinya, dana yang didapat dari hasil lelang akan diterima oleh Bulog. Lalu, Bulog akan melaporkan pendapatan dari lelang ini kepada Kementerian Keuangan.

Adapun, kebijakan disposal ini tentunya akan membuat beras mengalami penurunan harga. Untuk itu, Buwas pun mengajukan penggantian selisih harga kepada pemerintah.

“Karena ini merupakan CBP, kami mengajukan ada selisih harga dengan harga jual. Kalau kita dulu beli Rp8.000 per Kg, harganya dilelang jadi Rp3.000. Selisih Rp5.000 diganti oleh negara,” pungkas Buwas.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *