Bertemu Kemenkop UKM, Bukalapak Siap Dukung Salurkan KUR

Meet Kemenkop UKM, Bukalapak Ready to Support Distributing KUR

Foto pasar Bukalapak yang ingin menyalurkan Kredit Bisnis Rakyat

Pasar Bukalapak yang ingin menyalurkan Kredit Bisnis Rakyat

Peluang bisnis baru coba dilirik marketplace Bukalapak yang ingin menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Peluang ini nantinya akan mereka salurkan ke UKM yang menjadi mitra Bukalapak.

Dengan adanya usaha ini, Bukalapak berharap bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan KUR. Bahkan, sudah setahun ini, Bukalapak dan Kementerian Keuangan berkerjasama dalam menyalurkan Kredit Ultra Mikro (UMi).

Hal tersebut diungkapkan pendiri sekaligus CEO Bukalapak Achmad Zaky pada Senin, setelah dirinya bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta pada Senin (18/11).

Bukalapak dukung pemerintah berdayakan UMKM dalam negeri

Zaky menyebutkan bahwa pihaknya bersiap untuk mendukung seluruh program Kemenkop dalam pemberdayaan dan meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia. Menurutnya, Bukalapak dan Kemenkop memiliki keinginan yang sama dalam memberdayakan UMKM.

Memiliki plafon KUR sebesar Rp 190 triliun di tahun 2020, Zaky berharap Bukalapak bisa dilibatkan dalam penyaluran KUR.

Dirinya juga menambahkan pihaknya berharap dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR ke sektor riil dan sektor atau UKM yang tepat.

Bukalapak klaim bisa menyalurkan KUR tepat sasaran

Menurut Zaky, sebagai platform, Bukalapak tahu bisnis mana yang memiliki prospektif dan UKM mana yang bagus. Dirinya berharap, KUR yang disalurkan bisa tepat pada sasaran.

Tak hanya dalam hal pendanaan, Zaky mengungkapkan bahwa Bukalapak juga siap bermitra dengan Kemenkop dan UKM dalam hal pendidikan bagi usaha kecil. Lebih-lebih unicorn ini memiliki komunitas bisnis yang cukup luas.

Zaky mengatakan bahwa pihaknya dan Kemenkop akan turun ke lapangan bersama untuk mengedukasi usaha kecil, agar mampu menelurkan kesuksesan bagi yang lainnya.

Kemenkop tak tutup peluang Bukalapak salurkan KUR

Di sisi lain, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit menyebutkan bahwa pemerintah juga akan terus mendorong pemberdayaan UMKM. Poin utama dalam usaha ini adalah melakukan sinergi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, Victoria juga berharap bahwa Bukalapak dapat berperan lebih, termasuk dalam hal pendanaan bagi UMKM. Dirinya beranggapan bahwa marketplace memiliki informasi sektor mana saja yang dapat dikembangkan. Tak hanya itu, Victoria juga berharap bahwa marketplace mau menjadi avalis, baik UMKM ataupun KUR.

Saat ini, pemerintah sudah memutuskan menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6% per tahun, dari sebelumnya 7% per tahun. Untuk kebijakan ini akan diberlakukan mulai 1 Januari 2020 mendatang. Selain itu Plafon maksimum KUR Mikro juga akan dilipatgandakan, yakni dari semula Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta per debitur. Untuk total plafon KUR pun juga ditingkatkan dari yang sebelumnya Rp 140 triliun menjadi Rp 190 triliun, atau sesuai dengan ketersediaan anggaran pada APBN 2020. Diharapkan untuk kedepannya, angka tersebut akan terus meningkat secara bertahap hingga Rp 325 triliun pada 2024.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *