Cuaca Dingin Saat kemarau, Waspadai Penyakit yang Muncul

Cold Weather When Dry, Beware of Emerging Diseases

cold

Meskipun sedang musim kemarau, namun cuaca juga bisa lebih dingin dari biasanya. Saat siang hari terasa panas matahari begitu terik, sedangkan pada malam dan pagi hari udara yang dirasakan mendadak begitu dingin. Penyakit cuaca dingin pun bisa menghinggapi.

Cuaca dingin cenderung menimbulkan beragam penyakit, seperti influenza, hingga serangan jantung.

Untuk itu, Anda diharapkan tetap waspada dan menjaga kesehatan tubuh agar penyakit tak mudah menyerang dan mengganggu aktivitas.
Baerikut beberapa penyakit yang harus diwaspadai di musim dingin.

1.Flu
Cuaca dingin bisa memberikan kontribusi pada timbulnya penyakit. Umumnya, flu disebabkan oleh virus bernama Rhinnovirus yang biasa ditemukan pada hidung. Virus ini bisa berkembang saat cuaca dingin. Sedangkan pada tingkat yang lebih tinggi, flu disebabkan oleh berkembangnya virus influenza.

Virus influenza dilaorkan paling stabil berada di lingkungan sejuk dengan temperatur rendah. Cuaca dingin bisa berdampak pada sistem imun menjadi lemah sehingga tubuh tidak bisa melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.

2. Radang tenggorokan

Penyakit cuaca dingin lain yang perlu di waspadai adalah radang tenggorokan, yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.Perubahan suhu dari luar ruangan yang dingin dan dalam ruangan yang hangat bisa mempengaruhi kondisi tenggorokan.
Dianjurkan untuk meredakan peradangan bisa dengan berkumur air garam.

3. Asma
Cuaca dingin dapat dengan mudah memicu asma. Saat kambuh asmanya, seseorang akan mengalami mengi.

Dianjurkan untuk menghindari melakukan aktivitas saat cuaca dingin. Jika terpaksa, sebaiknya kenakan pakaian yang bisa menjaga tubuh agar tetap hangat.

4.Nyeri sendi
Temperatur udara yang mendadak turun bisa membuat rasa nyeri pada sendi. Penyebabnya, perubahan tekanan udara atau barometric pressure.

Tekanan udara yang turun membuat jaringan tubuh mengembang hingga mendesak ruang sendi.

Penderita artritis dapat lebih menyadari akan rasa nyeri ini dibandingkan dengan orang normal, karena saraf mereka lebih peka akibat cedera.

5.Penyakit kulit
Saat udara dingin, kulit akan cenderung lebih kering. Apabila jika tak ada perlindungan dari pelembap alias moisturizer.

Kulit kering rentan mengalami infeksi kuman atau bakteri. Hal ini disebabkan oleh luka akibat iritasi dan mikrolesi atau luka kecil tak kasat mata, yang mana kuman bisa masuk dan menimbulkan masalah kulit.

6. Serangan jantung
Serangan jantung jadi penyakit cuaca dingin yang sangat mengkhawatirkan. Risiko serangan jantung bisa meningkat saat udara-udara bersuhu ekstrem, terutama musim dingin di negara empat musim.

Berdasarkan laporan, serangan jantung bisa muncul karena cuaca dingin meningkatkan tekanan darah. Meningkatnya tekanan darah dapat memberikan tekanan lebih pada jantung. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *