Galaxy Fold, Ponsel Layar Lipat Pertama Dari Samsung

Sudah 10 tahun lamanya sejak Samsung series Galaxy pertama diluncurkan, kini Samsung memiliki inovasi baru dalam menyambut tahun 2019. Samsung Galaxy Fold, begitulah mereka menyebutnya, sebuah ponsel pintar dengan bentuk unik yang bisa dilipat. Samsung menggelar peluncuran series terbaru Galaxy ini kemarin dalam acara “Galaxy Unpacked” di Bill Graham Civic Auditorium, San Fransisco.

Setelah banyaknya rumor yang tersebar dan prototype yang Samsung perkenalkan pada bulan November lalu, akhirnya Samsung meluncurkan smartphone terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy Fold bersamaan dengan peluncuran penerus dari Samsung Galaxy S9 yaitu Samsung Galaxy S10.

Apa yang menarik dari Samsung Galaxy Fold?

Galaxy Fold mengusung dua layar. Layar pertama berukuran 4.6 inch beresolusi HD+ Super Amoled dan layar kedua berukuran 7.3 inch yang Samsung sebut Infinity Flex Display.

Untuk dapur pacu dari smartphone ini, Samsung membekalinya dengan prosesor Snapdragon 855 octa-core dengan fabrikasi 7 nanometer, RAM sebesar 12 gigabyte, memori internal sebesar 512 gigabyte, dan baterai berkapasitas 4380 mAh.

Untuk sektor kamera, Samsung mengusung enam kamera. Tiga kamera di belakang dengan resolusi 12 MP telephoto, 12 MP wide dengan OIS (Optical Image Stabilizer), dan 16 MP ultrawide. Kemudian dua kamera di dalam dengan resolusi 10 MP dan 8 MP dengan RGB Depth Sensor. Lalu satu kamera di cover dengan resolusi 10 MP.

Tantangan terbesar dari pembuatan smartphone ini ialah engsel untuk pelipatannya. Mereka harus membuat engsel yang kuat dan awet bahkan sampai ratusan dan ribuan kali pelipatan. Lalu mereka menemukan sistem engsel canggih yang dapat melipat layar dari Galaxy Fold secara halus dan natural.

Smartphone yang di design untuk kaum Millennials

Samsung menawarkan empat pilihan warna untuk Galaxy Fold. Cosmos Black, Space Silver, Martian Green, dan Astro blue. Bahkan warna dari bagian engselnya pun dapat di pesan sesuai selera.

Dengan layar besarnya, Samsung menyematkan fitur three apps multitasking yang memungkinkan pengguna menjalankan tiga aplikasi sekaligus secara bersamaan.

Tak hanya itu, Samsung juga memperkenalkan fitur app continuity di mana pengguna dapat berpindah di antara kedua layar ketika sedang menjalankan suatu aplikasi tanpa harus membuka tutup aplikasinya lagi. Fitur ini sangat memudahkan terutama bagi kaum Millennial dengan kemampuan multitalentanya.

Samsung mematok harga smartphone ini sebesar USD 1,980 (sekitar 27,8 juta rupiah) dan akan mulai dipasarkan pada tanggal 26 April.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *