Gangguan Tidur, Waspada Insomnia Bisa jadi Gejala Penyakit Kronis

Mexicans Become Victims of El Paso Shooting, Mexican President Urges US to Tighten on Arms Ownership Regulations

insomnia

Mengatur waktu istirahat sangat dibutuhkan dalam menjaga kesehatan tubuh, disamping mengatur pola makan yang sehat. Tapi, seiring bertambahnya usia, waktu istirahat seseorang kerapkali semakin berkurang. Salah satu yang menyebabkan waktu istirahat seseorang berkurang, umumnya karena kerja sampai larut malam. Hal ini jika sering dilakukan, bakal menimbulkan masalah gangguan tidur atau bahkan insomnia.

Kebiasaan kerja hingga larut malam, mau tak mau mengubah pola tidur seseorang. Selain disebabkan karena pekerjaan, gangguan tidur atau bahkan insomnia, juga kerap dialami orang lanjut usia.
Dr Imam dari Ayo Hidup Sehat, tvOne memberikan penjelasan bahwa insomnia berkaitan dengan terganggunya siklus tidur. Frekuensinya bisa terjadi tiga kali dalam seminggu mengalami gangguan tidur.

Dr Imam lebih lanjut menjelaskan bahwa salah satu faktor seseorang mengalami insomnia, yakni faktor primer berupa penyakit bawaan atau keturunan. Ia menambahkan, insomnia juga menandakan ada gejala penyakit tertentu pada seseorang, salah satunya penyakit kronis.
Banyak di kalangan masyarakat yang berasumsi bahwa gangguan tidur atau insomnia ini berkaitan dengan gangguan kecemasan pada seseorang. Akibat rasa cemas tersebut, membuat mereka sulit untuk memejamkan mata.
Asumsi tersebut pun dibenarkan oleh dr. Imam, yang menilai dalam tubuh manusia terdapat pusat tidur untuk terbangun atau terjaga.
Menurutnya, ketika seseorang memiliki gangguan kecemasan, dia akan paranoid ketika ingin tidur dengan perasaan bermacam-macam yang membuat selalu terjaga dari tidur.
Untuk mengatasi insomnia, dr Imam menyampaikan beberapa tips, pertama jadikan tempat tidur sesuai dengan fungsinya. Jangan melakukan aktivitas lain seperti makan atau mengerjakan sesuatu di atas tempat tidur.
Kedua jangan pergi ke tempat tidur sebelum ada rasa kantuk. Atur jarak antara 15 hingga 20 menit sebelum naik ke tempat tidur. Ketiga jika mengalami kesulitan tidur, coba lakukan aktivitas santai untuk relaksasi. Jangan malah menyalakan tv atau radio, karena hal ini akan menyebabkan kesulitan tidur. Apabila sudah melakukan tips tersebut namun masih juga mengalami insomnia, segera konsultasikan ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *