Jumlah Kantor Cabang Bank Menurun, OJK Sebut Bisa Andalkan Agen

The Number of Bank Branch Offices Declines, OJK Call Can Rely on Agents

Foto Jumlah Kantor Cabang Bank Menurun, Panggilan OJK

Jumlah Kantor Cabang Bank Menurun, Panggilan OJK

Melihat sejumlah bank yang hendak mempertahankan keberadaan cabang mereka di daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mempermasalahkan kebijakan masing-masing bank tersebut. Diketahui, laju pertumbuhan kantor cabang sejumlah bank berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Staf Ahli Bidang Perbankan OJK Boedi Armanto mengatakan bahwa bank bisa saja mempertahankan kantor cabang di daerah. Hal itu dirasa perlu jadi pertimbangan, apabila merasa keberadaan entitas terkait masih dibutuhkan. Meski demikian, bank itu sendiri diharap bisa memperhatikan kemampuan perusahaan dalam membiayai operasional, atau saat bank hendak membuka kantor cabang baru di suatu wilayah.

Pernyataan muncul dari Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso sebelumnya, yang menyebut bank dapat memanfaatkan agen sebagai pengganti keberadaan kantor cabang di daerah. Atas pernyataan itu, Boedi pun menjelaskan maksud dari Wimboh tersebut.

Boedi mengatakan bahwa OJK ingin bank yang belum mampu mendirikan kantor cabang untuk beroperasi, bisa memilih untuk mengandalkan agen. Agen, yang diposisikan sebagai pengganti kantor cabang, dinilai berguna untuk mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat.

“Agen memang diposisikan sebagai pengganti kantor, dengan catatan bank belum mampu buka cabang karena biaya yang besar,” kata Boedi.

Adapun, berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dikeluarkan OJK, kantor cabang bank di seantero negeri hingga Agustus 2019 jumlahnya mencapai 3.697 unit.

Jumlah kantor cabang bank ini menurun tipis dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Total kantor cabang di peridoe Agustus 2018 mencapai 3.709 unit.

Adanya penurunan ini pun menyudahi rentetan kenaikan jumlah kantor cabang bank per Agustus 2015. Kendati demikian, sejumlah bank mengaku masih belum memikirkan opsi pengurangan kantor cabang hingga kini karena dianggap masih membutuhkan keberadaannya.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *