Jumlah Kecelakaan Mudik di Banten Turun 29%

Number of Homecoming Accidents in Banten Down 29%

Traffic jam

Serang, Beritasatu .com – Banyaknya insiden lalu lintas melalui mudik dan Idul Fitri 2019 arus balik di lokasi Banten berkurang 29% dibandingkan dengan 2018 lalu. Kepolisian Daerah Banten (Polda) mencatat jumlah kecelakaan pada 2018 sebanyak 35 insiden. Sementara pada arus mudik dan arus balik 2019 jumlah kecelakaan hanya 25 peristiwa atau turun 10 kasus.

Hal itu disampaikan Kepala Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi kepada SP, Rabu (6/12/2019) pagi. Edy beralasan bahwa jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2019 juga menurun sebanyak 12 orang. Sementara pada 2018 ada 15 orang.

“Para pasien terluka parah pada 2019 dengan hanya 2 orang. Sementara ada 12 orang terluka serius pada 2018. Sementara jumlah cedera sederhana adalah tiga puluh lima orang. Pada 2018 ada 53 orang,” kata Edy.

Edy tambahan menjelaskan bahwa defisit materi karena kecelakaan lalu lintas pada tahun 2018 mencapai Rp 172.200. Sedangkan pada 2018 hanya Rp. 88, 700, 000. “Jadi itu turun 84 persen,” katanya.

Tidak hanya itu, Edy juga mengungkapkan bahwa situasi kriminal pada 2019 hanya 30 kasus. Sementara pada 2018 ada 46 kasus.

“Secara umum, skenario hingga akhir Operasi Ketupat 2019 di lokasi Banten aman, lancar dan kondusif,” katanya.

Edy tambahan menjelaskan bahwa jumlah penumpang mudik Lebaran 2019 di Dermaga Merak berdasarkan catatan pasukan Kepolisian Banten telah berkurang dibandingkan dengan 2018.

Pada 2019, ada satu, 166, 349 penumpang. Sedangkan pada 2018 ada 1, 174, 578 orang.

“Jumlah mobil truk pada 2019 hanya 6, 553 unit. Selama 2018 ada 9, 364 unit. Kendaraan bus meningkat 13%, mencapai 6.013 unit pada 2019. Sementara itu, pada 2018, ada 5, 298 unit, “katanya.

Selanjutnya, ragam mobil roda dua lebih besar dengan hanya satu% mencapai 96.790 unit pada 2019. Sementara itu, pada 2018 ada 96.707 unit.

“Jumlah mobil pribadi meningkat 8% menjadi 131.666 model pada 2019. Sementara pada 2018 hanya ada 122.095 unit,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *