Thu. Aug 22nd, 2019

Jumlah Perokok Makin Bertambah, Kunjungan Pasien Kanker Paru Meningkat Hingga 10 Kali Lipat

The Number of Smokers Increases, Visits of Lung Cancer Patients Increase Up to 10 Fold

lung cancer

Kanker paru menjadi salah satu penyakit mematikan dan momok menakutkan karena banyak dialami orang Indonesia. Gejawa awal kanker paru sulit dideteksi, sehingga banyak orang yang terlambat untuk menanganinya.
Menurut data Pusat Rujukan Respirasi Nasional Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta bahwa pasien dengan penyakit kanker paru yang melakukan kunjungan mengalami peningkatan. Angkanya meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan 15 tahun lalu.
Dalam konferensi pers memperingati Hari Kanker Paru Sedunia 2019, dokter spesialis paru Sita L. Andarini mengatakan beberapa tahun sebelumnya kasus penderita kanker paru belum sebanyak sekarang. Contohnya pada 2010 hanya ditemukan sekitar 500 kasus baru. Namun, pada 2018, terjadi lonjakan yang angkanya mencapai 2.400 kasus baru. Salah satu penyebab lonjakan adalah pertumbuhan jumlah angka perokok.
Dr Sita menyebut perokok aktif memiliki risiko 13 kali lipat terkena kanker paru. Sedangkan risiko bagi perokok pasif adalah empat kali lipat.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkapkan kanker paru adalah kanker yang memiliki angka kematian tertinggi di dunia. Setidaknya, akibat kanker paru ada sekitar 1,7 juta orang meninggal.
Data Globocan mengungkapkan, jenis kanker paru merupakan yang paling banyak dialami oleh pria Indonesia. Sementara, perempuan berada di peringkat ke lima.
Polusi Udara Bisa Sebabkan Kanker Paru?
Polusi udara memang bisa menimbulkan kanker paru. Namun, akan terdampak apabila terpapar dalam waktu yang sangat lama.
Persentase risiko terkena kanker paru dari polusi udara terbilang kecil. Berdasarkan data dari RS Persahabatan adalah sebesar empat persen. Sedangkan beberapa studi di luar negeri menyebut tiga sampai lima persen.
Dr Sita mengatakan, polusi udara yang terdistribusi dan bisa dicegah merupakan alasan mengapa rokok memberikan dampak lebih berbahaya sebagai penyebab kanker paru.
Dia menyebut rokok banyak mengandung bahan kimia. Karsinogen yang sedemikian banyak, dihisap perokok secara langsung. Sedangkan polusi udara masih bisa diminimalisir dengan menggunakan masker.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *