Tue. Sep 17th, 2019

Kalah dari Tuan Rumah, Kalteng Putra Akui Kualitas Serangan Madura United yang Agresif

Losing to the Host, Kalteng Putra Admits the Aggressive Quality of Madura United’s Attack

madura unired

Kalteng Putra gagal memetik poin ketika bertandang ke markas Madura United. Mereka harus mengakui kekalahan dari tuan rumah 1-2 dalam laga pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Minggu malam (1/9/2019).
Babak pertama kedua tim bermain tanpa gol. Baru pada babak kedua, di menit ke-67, Kalteng Putra unggul lebih dulu lewat gol I Gede Sukadana. Namun kesenangan bagi tim berjulukan Laskar Isen Mulang itu tak berlangsung lama. Sebab, Madura United berhasil membaikkan keadaan berkat dua gol Slamet Nurcahyo pada menit ke-73 dan 76.
Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira, menilai tim asuhannya sudah mencoba bermain maksimal dengan menciptakan banyak peluang. Namun, Madura United justru mengeluarkan taringnya dengan meningkatkan intensitas serangan setelah gawangnya kebobolan.
Pelatih asal Brazil itu mengaku seharusnya tim asuhannya bisa menahan tim tuan rumah supaya tidak membalas gol, namun karena permainan yang agresif di depan membuat gawangnya tak bisa dihalau.
Selama pertandingan berlangsung, Madura United tampak banyak melakukan kesalahan, terutama saat mengumpan bola. Namun, kekurangan dari Madura United tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Kalteng Putra.
Para pemain Kalteng Putra memilih menunggu dan mengandalkan untuk bisa melakukan serangan balik. Gomes menganggap timnya memang tidak mudah mendapatkan poin dari markas Laskar Sape Kerrab itu setelah tuan rumah bermain agresif, meski anak-anak asuhnya terus berjuang tapi berakhir dengan kekalahan.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *