KepolisianTerima Laporan Pembelian Suara Massal Pada Pemilu Filipina

Police Receives Bulk Voice Purchase Report in Philippine Elections

Duterte camp

Tempat pemungutan suara pemilihan umum sela di Filipina baru saja dibuka pada Senin (13/5) pukul 06.00 waktu setempat. Namun, ada laporan yang diterima kepolisian mengenai pembelian suara besar-besaran di berbagai penjuru.

Kepala Kepolisian Filipina (PNP), Oscar Albayalde mengkonfirmasi adanya laporan terjadi insiden pembelian suara-besar-besaran di mana-mana. Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut. Namun, laporan dari sejumlah daerah sudah terbukti salah.

Menurut Albayalde, PNP sudah menahan 230 orang dalam 79 insiden pembelian suara sejak dimulainya masa kampanye pada 13 Januari lalu.
Selain itu, adanya kasus 43 kekerasan terkait pemilu yang mengakibatkan 20 orang tweas dan 24 lainnya luka-luka juga sedang dalam proses penyelidikan.

Selama ini, setiap pemilu di Filipina memang selalu diwarnai insiden berdarah dengan korban tewas termasuk para kandidat pejabat.

Kepolisian pun menerjunkan 16.505 personel ke seluruh penjuru Filipina untuk mengamankan proses pemilu.

Keamanan merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian besar di Filipina sebagai negara dengan tingkat kriminalitas tinggi.

Mayoritas pemilih pun diprediksi masih akan mendukung kubu Duterte. Sumpah Duterte menyatakan akan menerapkan hukum lebih kuat di Filipina, termasuk penerapan kembali eksekusi mati.

Dalam pemilu kali ini, sebanyak 18 ribu jabatan pemerintahan akan diperebutkan, termasuk setengah porsi kursi di majelis tinggi Senat.

Pengaruh politik Duterte diperkirakan bakal makin kuat karena Dewan Perwakilan sudah dikuasai oleh sekutu politiknya.
Namun, Duterte diprediksi akan kesulitan mengendalikan Senat yang kebanyakan anggotanya berpikiran lebih independen. Meski sulit, sejumlah lembaga survei independen memprediksi Duterte akan tetap menguasai Senat.

Apabila mayoritas kursi di Senat berhasil diraih kubu Duterte, rencana besarnya untuk mengubah konstitusi akan lebih leluasa untuk ia jalankan.

Kecurigaan kubu opisisi terhadap Duterte adalah ia akan mengubah pasal mengenai masa jabatan pemimpin Filipina yang ditetapkan hanya satu periode. Yang artinya, jika itu terlaksana, Duterte dapat mengikuti pemilu lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *