Tue. Sep 17th, 2019

Kronologi Audisi PB Djarum yang Bakal Disetop

PB Djarum’s Audition Chronology that will be stopped

Yoppy Rosimin1

Program audisi PB Djarum yang merupakan ajang pencarian pebulutangkis belia berbakat akan dihentikan. Alasannya datang dari tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengenai eksploitasi anak.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengaku rencana penghentian audisi PB Djarum sudah dipikirkan sejak beberapa pekan terakhir. Program yang sudah berlangsung sejak 2006 itu diputuskan untuk dihentikan oleh PB Djarum pada tahun depan.
Sebelumya, kegiatan audisi tahunan itu mendapat respons dari Yayasan Lentera Anak dan Smoke Free Bandung jelang perhelatan audisi PB Djarum di Bandung pada Juli 2019.

Menanggapi respons tersebut, PB Djarum menegaskan program audisi yang sudah rutin dilakukan tersebut bukan merupakan kegiatan pemasaran produk rokok melainkan murni untuk mengadakan seleksi atlet.
KPAI kemudian menggelar rapat dengan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Tujuannya, mendesak PB Djarum agar menghentikan kegiatan audisi tersebut karena dianggap mengandung unsur eksploitasi berupa kewajiban setiap anak mengenakan seragam berlogo Djarum Badminton Club yang identik dengan merek rokok.
Ketua KPAI Susanto, usai pertemuan dengan kementerian awal Agustus lalu mengatakan pihaknya sepakat bahwa pengembangan bakat dan minat anak di bidang olahraga bulutangkis harus terus dilakukan, tetapi tidak boleh ada eksploitasi anak.

Pada pertengahan Agustus, koordinasi dilakukan KPAI dengan pemerintah kota dan kabupaten tempat pelaksanaan audisi PB Djarum untuk mengkaji ulang pemberian izin aktivitas audisi tersebut. KPAI menyatakan tak melarang kegiatan seleksi Djarum Beasiswa Bulutangkis asalkan logo dan merek rokok tidak dipasang atau disebutkan.
Atas permintaan KPAI itu, Djarum menanggapinya dengan mengubah nama audisi menjadi ‘Audisi Umum’ serta penghapusan logo sponsor di baju peserta dalam sesi audisi yang berlangsung di Purwokerto pada 8-10 September.

Di tengah acara audisi di Purwokerto, Djarum kemudian memastikan program audisi akan dihentikan mulai tahun depan atau 2020.
Lewat situs resmi PB Djarum, Yoppy menjelaskan bahwa PB Djarum bukan merupakan produk tembakau. Dia juga menyatakan audisi kali ini sebagai ajang pamit sementara waktu karena di 2020, pihaknya akan menghentikan audisi umum.
Dengan penghentian program audisi tersebut, PB Djarum bakal mengandalkan pemandu bakat untuk menjaring atlet-atlet muda.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *