Lomba dari Kemendagri di tengah pandemi Covid-19

Tito_Karnavian

Lomba dari Kemendagri di tengah pandemi Covid-19

Sebuah lomba diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang siap menggelontorkan anggaran Rp168 miliar sebagai hadiah untuk pemenang lomba. Lomba tersebut adalah video simulasi protokol tatanan normal baru atau new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan besaran hadiah tersebut diberikan dalam bentuk dana insentif daerah (DID) kepada sebanyak 84 pemda pemenang. Adapun oemenang pertama mendapatkan Rp3 miliar, lalu pemenang kedua Rp2 miliar, dan pemenang ketiga Rp1 miliar.

“Sehingga total pemenang berjumlah 84, terdiri atas juara I, II dan III untuk 7 sektor kehidupan dan 4 klaster pemda dengan total hadiah DID Rp168 miliar,” kata Tito saat membuka Penganugerahan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (22/6).

Bagi setiap Pemda yang turut berpartisipasi, diminta untuk mengirimkan video berdurasi 2 menit. Video itu berisi simulasi protokol kesehatan yang dibuat dengan melibatkan ahli kesehatan dan bekerja sama dengan stakeholder lokal.

Alasan yang mendasari Mendagri Tito Karnavian mengadakan lomba inovasi tatanan new normal ini yakni untuk menciptakan gerakan nasional bersama beradaptasi menghadapi pandemi Covid-19.

“Dan simulasinya di 7 sektor kehidupan. Yaitu pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transportasi publik, dan pelayanan terpadu satu pintu atau PTSP,” ucap Tito.

Selain itu, Tito Karnavian berencana menggelar lomba lainnya, yakni lomba melandaikan kurva Covid-19 bagi pemerintah daerah.Dalam lomba ini, pemerintah pusat akan mengukur daerah mana yang tercepat dalam upayanya menurunkan kurva dalam satu atau dua bulan terakhir.

Pemerintah daerah bisa melibatkan ahli kesehatan, termasuk ahli epidemiologi di daerah masing-masing sehingga daerah yang tadinya berstatus zona merah Covid-19 bisa menjadi kuning dan seterusnya. “Nantinya akan ada sejumlah kriteria yang dinilai,” kata Tito.

Pemenang lomba nantinya akan mendapat hadiah berupa dana insentif daerah (DID) dari Kementerian Keuangan. Ihwal teknis lomba, menurut Tito, masih dirumuskan bersama sejumlah pihak, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kemenkes, dan Kemenkeu.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksi dana penanganan penyebaran virus corona dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) melonjak hingga Rpp905,1 triliun. Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp677 triliun.

“Program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional diperkirakan memakan biaya sebesar Rp905,1 triliun telah menimbulkan pelebaran defisit yang cukup dalam pada APBN 2020,” tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, yang dikutip pada Jumat (19/6).

Baca lebih banyak artikel terkait tentang National:
https://www.indonesianupdates.com/category/nation/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *