Mahasiswa Gugat UU Lalu Lintas dan Singgung Jokowi, Begini Komentar Istana

Student Lawsuit Traffic Law and Sarang Jokowi, Here’s Palace Comments

Foto Presiden Joko Widodo

Hukum lalu lintas dan juga berbicara tentang Presiden Joko Widodo yang telah menyalakan lampu

Berita viral mencuat soal penilangan yang dilakukan polantas terhadap dua mahasiswa yang tidak menyalakan lampu motornya di siang hari. Kedua mahasiswa ini lantas menggugat UU lalu lintas dan juga meyinggung soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat takmenyalakan lampu saat ia konvoi beberapa wakti lalu.

Menanggapi hal itu, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menganggap dibawa-bawanya PresidenJokowidalam judicial review tidak tepat. Sebab, menurutnya,soal aturan lampusepeda motorharus nyala saat siang hari, orang tidak serta merta menyamakan antara presiden dengan rakyat biasa.

“Jangan lupa, alasan utama di dalam UU kenapa lampu dinyalakan di siang hari untuk memberikan isyarat langsung kepada pengguna jalan lain, sehingga di belakang bisa dilihat langsung di spion dan langsung tahu ada kendaraan di belakang, hindari adanya kecelakaan di jalan,” ujar Ngabalin, Sabtu (11/1/2020).

Rombongan Presiden yang telah mendapat pengawalan itu dinilai sudah memenuhi poin kemanan sehingga tidak akan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Nah, kalau dia samakan itu dengan presiden, itu tidak bisa, karena apa? Kalau presiden jalan (dengan) pengamanan VVIP, kemungkinan bisa tabrakan dengan belakang dan lain-lain, tidak. UU hadirkan untuksetiap orang agar tidak menimbulkan masalah,” kata Ngabalin.

Meski begitu, Ngabalin memberikan apresiasi kepada dua mahasiswa bernama Eliadi dan Ruben itu. Keduanya telah menggunakan jalur konstitusional dengan cara menggugat ke Mahkamah Konstitusi.

Sebagaimana diberitakan, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UKI, Jakarta, Eliadi Hulu menggugat UU LLAJ ke MK. Pasalnya, ia tak terima ditilang karena tidak menyalakan lampu sepeda motor sangat mengendarai siang hari.Dirinya ditilang personel Polantas di Jalan DI Panjaitan, Jaktim, pada 8 Juli 2019 pukul 09.00 WIB. Alasan penilangan itu adalah karena lampusepeda motor Eliadi tidak menyala.

Dia pun telah menanyakan mengapa ia wajib menyalakan lampu. Menurutnya, bumi sudah terang terkena sinar matahari sehingga kendaraan tak perlu menyalakan lampu. Namun, jawaban yang ia terima dari petugas tidak memuaskan.

Kemudian, Eliadi bersama temannya, Ruben Saputra, menggugat Pasal107 ayat 2 dan Pasal 293 ayat 2 yang mengatur pengendara motor untuk menyalakan lampu di siang hari berikut sanksi yang diberikan. Mereka juga meminta agar kedua pasal tersebut dihapuskan.

Tak hany itu, Eliadi juga berdalih mengapa hanya dirinya yang ditilang, sementara Presiden Jokowi yang melakukan hal serupa tidak ditilang.

Pada 4 November 2018, Presiden Jokowi pukul 06.20 WIB mengemudisepeda motor di Jalan Sudirman, Kebon Nanas, Tangerang, Banten, dan tidak menyalakan lampu utama sepeda motor dikemudikannya. Tapi tidak dilakukan penilangan oleh pihak kepolisian. Hal ini seperti yang tertuang dalam berkas permohonan Eliadi yang dilansir dari website MK, Jumat (10/1/2020)

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bangsa: https://www.indonesianupdates.com/category/nation/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *