MIliter Amerika Serikat Larang Penggunaan Aplikasi TikTok

United States Army Prohibits Use of the TikTok Application

Foto Angkatan Darat Amerika Serikat Melarang Penggunaan TikTok

Angkatan Darat Amerika Serikat Melarang Penggunaan TikTok

Sebagian besar orang mungkin sudah familiar dengan aplikasiTikTok, baik sekedar menonton atau menggunakannya. Tapi ternyata, aplikasi ini sudah sejaklama menjadi perhatian pemerintah Amerika Serikat (AS). Penyebabnya, aplikasi TikTok dicurigai dapat digunakan untuk memata-matai negeri Paman Sam tersebut. Bukan itu saja, pemerintah Tiongkok diduga dapat mengumpulkan data pengguna dan mengendalikan konten yang dibagikan di platform ini.

Belum lama ini, militer AS melarang anggotanya untuk menggunakan aplikasi TikTok. Larangan ini menyusul soal dugaan awal bahwa aplikasi ini digunakan oleh pemerintah Tiongkok untuk memata-matai. Bahkan, militer AS memerintahkan anggotanya untuk menghapus aplikasiTikTokyang terpasang dismartphonemereka.

Departemen Pertahanan AS juga menghimbau kepada anggota militer agar berhati-hati terhadap setiap aplikasi yang diunduh dismartphonemereka. Selain itu,setiap anggota diminta untuk memonitor adanya teks atau perilaku tidak biasa darismartphonemereka. Padahal sebelumnya, militer AS dikabarkan menggunakan TikTok untuk merekrut anggota baru.

Sebagaimana dilansir dari TheVerge (2/1/2020), militer AS memandang TikTok sebagai sebuah ancaman siber. Disebutkan, dua senator AS juga menduga TikTok dapat digunakan untuk mengacaukan proses pemilu di negara tersebut, termasuk meredam protes demonstran di Hong Kong.

Pada Oktober lalu, TikTok pernah menyatakan sanggahan terkait tuduhan tersebut dan mengaku tidak menghapus konten karena diminta pemerintah Tiongkok. Pihaknya menyatakan tidak akan pernah melakukan hal tersebut di masa depan. TikTok juga menyebut penyimpanan data pengguna di AS dilakukan negaranya masing-masing, dan untuk data cadangan berada di Singapura.

Sempat beredar kabar kalau induk perusahaan aplikasi ini,ByteDanceakan menjual saham TikTok. Tapi, kabar itu ditepis oleh perusahaan Tiongkok tersebut

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Teknologi: https://www.indonesianupdates.com/category/tech/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *