Netanyahu Sebut Akan Caplok Tei Barat, Abbas Ancam Akhiri Perjanjian Dengan Israel

Netanyahu Calls for Caplok West Tei, Abbas Threatens to End Agreement with Israel

Mahmoud Abbas

Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan jika Israel mencaplok bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki, maka Palestina mengancam terhadap semua perjanjian yang telah ditandatangani dengan Israel bakal berakhir.

Seperti dilaporkan WAFA yang dikutip Anadolu Agency, Rabu (11/9), pernyataan Abbas itu menyebutkan bagian tersebut diantaranya Lembah Yordan, Laut Mati utara, dan bagian lainnya dari wilayah Palestina yang telah diduduki pada 1967.
Hal itu merupakan reaksi atas pengumuman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya yang mengatakan bakal mencaplok Lembah Yordan dan sejumlah permukiman jika dirinya menang pada pemilihan Israel 17 September mendatang.

Abbas mengatakan Palestina memiliki hak untuk membela hak-haknya sendiri dan mencapai tujuannya dengan segala cara yang tersedia terlepas dari konsekuensinya. Abbas juga menyebut pernyataan Netanyahu itu bertentangan dengan resolusi PBB dan hukum internasional.
Saat ini, terdapat sekitar 650 ribu orang Yahudi Israel yang tinggal di lebih dari 100 permukiman yang dibangun sejak 1967, ketika Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Di sisi lain, wilayah tersebut menjadi keinginan Paletina, termasuk Jalur Gaza, untuk pembentukan negaranya di masa depan.
Hukum internasional pun memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan wilayah pendudukan, serta semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana dianggap sebagai ilegal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *