Sun. Aug 18th, 2019

Olah TKP Penembakan Briptu Hedar, Aparat Kembali Diserang KKB

If the crime scene shooting Hedar Brigadier Hedar, Apparatus Again attacked KKB

soldiers

KKB kembali melakukan penyerangan terhadap aparat saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang menewaskan Brigadir Anumerta Hedar karena ditembak di Puncak Jaya, Papua. Personel Ditreskrimum Polda Papua dan Sat Reskrim Polres Puncak Jaya langsung melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan balasan atas serangan tembakan dari KKB.
Hal itu dikonfirmasi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Aparat melakukan olah TKP pada Selasa, 13 Agustus kemarin, pukul 11.27 WIT. Kemudian tiba-tiba anggota mendapat tembakan dari aarah seberang kali. Setelah melakukan serangan balik terhadap KKB, aparat kembali melanjutkan oleh TKP pukul 12.15 WIT dan selesai pukul 13.15 WIT. Anggota lalu kembali ke Pos Polisi Ilaga.

Briptu Hedar tewas akibat disandera dan ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat melakukan penyelidikan di wilayah Puncak, Papua. Hedar pada saat itu sedang melakukan penyelidikan dengan metode penyamaran atau undercover di Kampung Usir, Ilaga.
Berdasarkan penjelasan dari Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa kejadian itu berlangsung pada Senin (12/8) sekitar pukul 11.00 WIT.

Dedi menjelaskan Briptu Hedar dan Bripka Wakum Alfonso di Kampung Usir, Kabupaten Puncak sedang melakukan penyelidikan dengan cara undercover. Kedua anggota itu masuk ke wilayah yang dituju tanpa membawa identitas dan senjata. Wilayah yang dituju itu disebut sangat rawan, karena masyarakat setempat sangat resah dengan keberadaan KKB yang sering melakukan intimidasi.
Ketika melintasi lokasi, ada warga yang memanggil Briptu Hedar sehingga keduanya berhenti. Briptu Hedar mendatangi orang yang memanggil dirinya karena mengenal warga tersebut. Sedangkan Bripka Alfonso tetap berada di atas motornya.

Secara tiba-tiba ada kelompok yang membawa senjata yang mendatangi Hedar bersama warga yang memanggilnya. Melihat situasi tak kondusif, Alfonso pun meloloskan diri, sedangkan Hedar disandera kelompok tersebut dan ketika ditemukan sudah kondisi tewas.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *