Patuhi Tak Pakai Kantong Plastik, Pelaku Usaha Dapat Insentif Pajak Dari Pemprov DKI

Comply Not to Use Plastic Bags, Business Actors Get Tax Incentives from the DKI Jakarta Provincial Government

Foto Memenuhi Tidak Menggunakan Kantong Plastik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani kewajiban untuk menggunakan Kantong Plastik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken Peratuan Gubernur DKI No 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Sehingga penggunaan kantong plastik sekali pakai dilarang di pusat perbelanjaan maupun di pasar tradisional.

Guna mensukseskan gerakan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan insentif berupa keringanan pajak kepada pelaku usaha yang mematuhi aturan larangan penggunaankantong plastiksekali pakai.

“Kami akan memberikan insentif bagi yang melaksanakan prosedur yang sudah pemerintah buat,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Andono Warih lewat keterangan tertulis, Selasa (7/1/2020).

Peraturan Gubernur DKI nomor 142 tahun 2019 ini telah diundangkan sejak 31 Januari 2019.

Pelaku usaha yang melaksanakan kewajiban dan prosedur sosialisasi penggunaan kantong belanja ramahlingkungan dapat memperoleh insentif fiskal Daerah, yakni dalam bentuk pengurangan atau keringanan pajakdaerah.Andono mengatakan, untuk mendapatkan insentif fiskal atau pajak, pelaku usaha bisa mengajukan surat permohonan kepada gubernur.

Selanjutnya, permohonan akan diproses jika memang telah melaksanakan aturan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Lebih lanjut, Andono menuturkan Pergub 142 mulai berlaku setelah enam bulan diundangkan atau pada 1 Juli 2020. Tak hanya kepada para pelaku usaha, pemerintah pun bakal melakukan sosialisasi kepada konsumen.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berharap agar para pelaku usaha sudah mulai tidak lagi menyediakan kantong plastik sekali pakai untuk pelanggan mereka.Pelaku usahadiimbau menyediakan kantong belanja ramah lingkungan berbayar yang bisa diletakkan di dekat kasir pembayaran. Atau, Andono menyarankan agar pelanggan lebih baik membawa kantong belanja sendiri dari rumah

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *