Sun. Aug 18th, 2019

PBB Minta India dan Pakistan Menahan Diri Menghadapi Persoalan Kashmir

UN calls on India and Pakistan to refrain from facing Kashmir issue

modi

PBB mendesak dua negara, yakni India dan Pakistan yang sedang berseteru untuk menahan diri. Hal itu disampaikan setelah adanya pencabutan status istimewa Kashmir oleh India. Kashir merupakan sebuah wilayah yang masih dipersengketakan antara india dengan Pakistan. Keputusan itu merupakan upaya dalam mengintegrasikan wilayah berpenduduk mayoritas Muslim dengan negara yang mayoritas berpenduduk Hindu.
Perdana Menteri India Narendra Modi telah menandatangani dekrit menghapuskan Pasal 370 konstitusi, yang mana otonomi signifikan yang telah dinikmati Kashmir selama tujuh dekade diputuskan dihapus. Keputusan menghapus konstitusi tersebut dikhawatirkan bisa memicu perang India dengan Pakistan.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan pihaknya mendesak semua pihak untuk menahan diri karena prihatin dengan ketegangan yang meningkat.
Dujarric menyebut, pasukan penjaga dari perdamaian PBB mengamati kedua negara yang melakukan gencatan senjata di negara bagian Jammu dan Kashmir. PBB berjaga-jaga untuk selalu tersedia bagi kedua belah pihak.
Usai mencabut pasal 370, India melakukan aksi pengerahan ribuan pasukan tambahan, ditambah juga memberlakukan pembatasan jam malam di rumah sakit dan lembaga pendidikan, serta menangguhkan layanan komunikasi. Disamping itu, menempatkan para pemimpin Kashmir di bawah tahanan rumah.
Kondisi ini membuat Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan bereaksi dan bersumpah akan membawa kasus Kashmir ini ke PBB. Pemerintahannya akan memprotes keras tentang adanya perlakuan rasis terhadap minoritas di India di bawah pemerintahan Partai Bharatiya Janata (BJP).

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *