Pemilihan Pimpinan MPR: PDIP Tolak Sistem Voting dan Usulkan Musyawarah Mufakat

Election of MPR Leaders: PDIP Rejects Voting System and Proposes Consensus-Building

Yasonna H. Laoly

Ketua DPP PDI Perjuangan Yasonna H. Laoly mengatakan partainya tak ingin pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 dilakukan melalui voting. Ia menginginkan agar musyawarah mufakat lebih dikedepankan dalam pemilihan pimpinan MPR itu.

Yasona yang juga Menteri Hukum dan HAM itu menyatakan dalam setiap pemilihan pimpinan MPR selama ini dilaksanakan dengan musyawarah mufakat. Namun, ada satu kali periode yang dilakukan secara voting, yakni pada periode 2014-2019. Ia pun berharap pada periode ini kembali mementukan pimpinan MPR melalui musyawarah mufakat.

Menurut Yasonna, MPR yang merupakan lembaga negara yang menaungi DPR dan DPD, perlu agar seluruh anggotanya duduk bersama menentukan pimpinan untuk periode lima tahun ke depan. Untuk itu ia meminta semua parpol, tidak hanya partai koalisi untuk bisa duduk bersama.

Berdasarkan isi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3, Pasal 427C, menerangkan bahwa pimpinan MPR terdiri dari satu orang ketua dan empat orang wakil ketua.

Pimpinan MPR dipilih dari dan oleh anggota MPR yang berada dalam satu paket yang bersifat tetap. Bakal calon pimpinan MPR berasal dari fraksi dan/atau kelompok anggota, yang mana diajukan di dalam sidang paripurna.

Masing-masing fraksi dan anggota kelompok dapat mengajukan satu orang sebagai bakal calon pimpinan MPR.
Kemudian, bakal calon pimpinan yang dajukan akan dipilih secara musyawarah untuk mufakat dan ditetapkan sebagai pimpinan dalam rapat paripurna MPR.

Namun, apabila dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, pimpinan MPR kemudian dipilih dengan pemungutan suara atau voting. Bagi bakal calon yang memperoleh suara terbanyak akan ditetapkan sebagai pimpinan MPR dalam rapat paripurna MPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *