Pengusaha Jastip Bawa Kotak Parfum dan Ikat Pinggang Dari Luar Negeri Ternyata Berisi Sabu

Jastip Entrepreneurs Bring Perfume Boxes and Belts From Overseas Apparently Contains Soap

Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Tangerang bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu asal luar negeri, yang dibawa oleh pengusaha jasa titipan (jastip) online. Sebanyak 1.824 gram sabu yang disimpan ke dalam 10 boks parfum dan ikat pinggang berhasil disita petugas.
Kepala Bea dan Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang menjelaskan, pengungkapan itu bermula saat dilakukannya pemeriksaan melalui X-Ray dari bagasi penumpang pengusaha jastip, berinisial AA. Rute terbang yang dilalui AA yakni rute India-Malaysia dan Malaysia-Jakarta, Sabtu (10/8).

Hasilnya, terdapat lima kotak berisi parfum dan ikat pinggang yang masing-masing kotak di dasarnya disembunyikan plastik hitam dengan isi kristal bening (sabu).

Erwin merinci, di dalam kotak bertuliskan Mont Blanc itu masing-masing terdapat paket yang berbeda, yakni paket berisi 10 bungkus sabu seberat 573 gram, dan paket 2 bungkus sabu seberat 215 gram.
Berdasarkan pengakuan AA setelah interogasi petugas, dirinya mengaku sering membuka jastip lewat media sosial. Saat titipan berisi sabu ini, AA mendapat tawaran dari seseorang untuk berangkat mengambil barang jastip ke India.
AA bertemu dengan seseorang di sebuah hotel di India untuk menerima barang jastip 5 koteak beserta koper yang akan dibawa ke Jakarta.
Bea dan Cukai bersama polisi pun melakukan penelusuran yang kemudian berhasil mengamankan dua orang yang diduga berperan sebagai penjemput barang, yakni T (38) dan LR (39).

Dari tempat tinggal T yang berada di Kapuk Muara, Jakarta Utara, ada barang bukti lain yang berhasil ditemukan, yakni sabu seberat 33 gram. Total barang bukti sabu yang ditemukan pun sebanyak 1.824 gram.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *