Penuhi Kebutuhan Masyarakat, LinkAja Targetkan 1 Juta Penggunanya Migrasi ke LinkAja Syariah pada 2020

Meeting the Needs of the Community, LinkAja Targets 1 Million Users of Migration to LinkAja Syariah in 2020

link aja

Perusahaan pengelola sistem pembayaran LinkAja, yakni PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) menentukan target sebanyak 1 juta penggunanya berpindah ke layanan LinkAja Syariah pada 2020.

Menurut penjelasan Group Head Sales Channel dan Sharia Unit LinkAja, Widjayanto Djaenudin bahwa target tersebut dipatok dari total pengguna LinkAja saat ini yang mencapai 30 juta pengguna. Hal yang melatarbelakangi ialah seiring dengan tingginya permintaan masyarakat atas layanan keuangan syariah.

Hal itu disampaikannya dalam gelaran Islamic Digital Day 2019 di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Tak hanya menargetkan pada pengguna eksisting, LinkAja Syariah juga melirik potensi pasar lain, diantaranya 25 juta nasabah perbankan syariah, 48.000 karyawan bank syariah, dan 4 juta santri di sekitar 25.000 pesantren.

Lebih lajut Widjayanto menjelaskan, bahwa ada dua alasan mengapa LinkAja mengembangkan fitur syariah. Pertama, langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai kiblat ekonomi syariah di dunia.

Kedua, LinkAja berkeinginan untuk memperluas pasar layanan keuangan berprinsip syariah. Menurut Widjayanto, masih banyak potensi yang bisa digarap industri teknologi finansial (fintech) berbasis syariah, mengingat Indonesia merupakan pasar dengan populasi penduduk Muslim terbesar di dunia.

Rencananya layanan LinkAja Syariah bakal diluncurkan pada 12 November 2019 bersama Bank Indonesia (BI). Proses yang tengah dijalani oleh Finarya yaitu proses sertifikasi halal di Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Diketahui, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mendorong Finarya untuk dapat membentuk produk pembayaran LinkAja yang saat ini ada, dengan mengembangkannya menggunakan basis syariah. Untuk mendukung kinerja dari LinkAja berbasis syariah nantinya, perseroan akan bekerja sama dengan empat bank syariah plat merah, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, BRI Syariah, dan unit usaha syariah BTN sebagai penampung dana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *