Mon. Sep 23rd, 2019

Perhatikan Lamanya Waktu Menatap Gadget Karena Bisa Sebabkan Mata Kering

Pay attention to the length of time staring at the gadget because it can cause dry eyes

dry eye

Kondisi yang membuat mata kering disebabkan oleh sejumlah faktor pendorong, diantaranya degeneratif, ketidakstabilan hormon dan penggunaan obat-obatan. Disamping itu, gaya hidup masyarakat yang saat ini mempunyai kebiasaan menatap layar gadget dalam kurun waktu yang lama juga bisa meningkatkan risiko mata kering.

Dokter Spesialis Mata Dry Eye Center Jakarta Eye Center, Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M lewat acara Buka Mata Buka Insto di Kota Kasablanka, Jakarta pada Rabu (11/9) menjelaskan mata kering merupakan kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata yang ditandai dengan beberapa gejala, seperti air mata menjadi tidak stabil, adanya peningkatan kekentalan air mata, hingga kerusakan atau peradangan pada permukaan mata.

Pemicu dari munculnya masalah mata kering ini karena semakin lekatnya masyarakat Indonesia yang rata-rata mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama 8 jam 36 menit per hari.

Dr Nina mengatakan aktivitas dengan atensi visual atau fokus tinggi dalam durasi waktu yang lama tersebut, seperti menatap monitor atau gadget, bisa menjadi faktor penyebab mata lelah dan kering.

Dia menambahkan, ketika seseorang sedang fokus frekuensi berkedip berkurang sehingga menyebabkan mata mengalami berbagai perubahan kondisi seperti mata terasa seperti mengganjal, mata menjadi merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotoran mata, terasa lengket, serta rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata.

Bukan hanya menatap monitor dan gadget, selain itu membaca buku dan mengemudikan kendaraan juga termasuk kegiatan dengan atensi visual tinggi yang juga bisa menimbulkan mata lelah atau kering.
Diketahui, prevalensi mata kering di dunia tercatat sekitar 20-50 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang tumbuh secara signifikan yang terjadi di seluruh dunia.

VP Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto mengungkapkan meski terkadang mata kering dianggap sepele karena dianggap hanya menimbulkan perasaan tidak nyaman, namun jika permasalahan itu tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak pada kurangnya produktivitas.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *