Mon. Sep 23rd, 2019

Permintaan Meningkat, Pala Asal Sulawesi Utara Kembali Diekspor ke Italia

Demand Increases, Nutmeg from North Sulawesi Returns to Italy

nutmeg

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengekspor komoditas berupa puluhan ton biji pala ke negara Italia. Kegiatan ekspor pala itu menyusul adanya permintaan dari negara tersebut yang terus meningkat.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Darwin Muksin di Manado pada Senin (9/9) mengatakan Italia menjadi tujuan utama ekspor komoditas biji pala asal Sulut.

Pada akhir Agustus 2019, kata Darwin, ada dua kali pengiriman biji pala ke Italia degan total mencapai 30 ton. Pengiriman pertama sebanyak 15 ton dengan sumbangan devisa bagi negara sebesar 97.500 dolar Amerika Serikat (AS). Lalu ekspor kedua, dikirim sebanyak volume yang sama namun dengan nilai berbeda yakni sebesar 109.500 dolar AS.
Terdapat perbedaan pada nilai devisa itu, menurut Darwin, disebabkan terkadang kualitas produk yang berbeda, sehingga harganya pun menjadi lebih tinggi.

Darwin menjelaskan, pasar Italia masih terbuka lebar untuk pengiriman biji pala asal Sulut, karena minat yang tinggi dari masyarakat di sana terhadap pala asal Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) yang dinilai berkualitas dan memiliki ciri khas tertentu.
Dia mengatakan pala asal Sulut menjadi salah satu yang terbaik di dunia, sehingga minat dari pasar Eropa sangat tinggi. Selain Italia, tujuan negara ekspor pala lainnya yakni Belanda, Jerman dan Inggris.
Darwin pun berharap petani dan pengekspor dapat memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pala tersebut.

Darwin menambahkan, pemerintah akan terus memfasilitasi para pengekspor Sulut dalam urusan dokumen-dokumen terkait kegiatan ekspor, diantaranya pengurusan surat keterangan asal (SKA) dan surat lainnya, guna kelancaran ekspor. Tak hanya itu, pihaknya juga memfasilitasi pelatihan dan pembinaan yang akan selalu diselenggarakan sehingga para pengekspor Sulut semakin lancar dalam aktivitas mengekspor produk tersebut.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *