Persaingan Likuiditas Ketat, Bank Kesejahteraan Ekonomi Batasi Ekspansi Kredit

Tight Liquidity Competition, Economic Welfare Bank Restricts Credit Expansion

bank

Likuiditas menjadi satu isu utama yang dihadapi PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) pada tahun ini. Dikarenakan ketatnya persaingan penghimpunan dana di pasar, perseroan membatasi ekspansi kreditnya.
Direktur Utama BKE Sasmaya Tuhluley menuturkan kebutuhan likuiditas tertinggi dimiliki bank-bank besar, khususnya Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III. Bank-bank besar itu menawarkan suku bunga tinggi karena berbanding lurus dengan kebutuhannya yang juga tinggi.
Hal itu membuat nasabah lebih melirik bank besar. Bank kecil mengalami kesulitan untuk bersaing dalam hal suku bunga deposito melihat dari posisi rentabilitas yang berkembang saat ini.
Sasmaya menyebut likuiditas bagi bank menjadi hal utama, karena komponen ini yang menjadi bahan bakar bank untuk menjalankan bisnis. Jadi, sebisa mungkin likuiditas harus bisa bertahan berapun cost yang dikucurkan.
Pada semester I/2019, penyaluran kredit BKE terbilang konservatif. Total portofolio pembiayaan yang berhasil tercatat mengalami tumbuh sebesar 3,5 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp3,35 triliun.
Sementara itu, pertumbuhan terjadi pada Dana Pihak Ketiga (DPK), yaitu sebesar 7,6 persen yoy menjadi Rp3,54 triliun. Kinerja kredit dan DPK itu membuat longgar rasio kredit terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) bank, yang mana angkanya turun dari 98,32 persen menjadi 94,61 persen.
Sasmaya berharap regulator dan otoritas bisa bekerja sama untuk mengeluarkan kebijakan yang akomodatif terhadap likuiditas perbankan. Sebelumnya, adanya pemangkasan Giro Wajib Minimum (GWM) sebanyak 50 basis poin (bps) cukup membantu bank kecil. Sebab, bank besar tidak lagi terlalu agresif untuk mencari dana nasabah.
Hingga akhir 2019, diperkirakan bank bermodal inti kurang dari Rp1 triliun ini masih belum agresif untuk menyalurkan kredit. Kondisi saat ini, BKE masih menunggu tambahan modal yang diperkirakan bakal masuk pada pertengahan tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *