Mon. Sep 23rd, 2019

Polda Jawa Timur Minta Ditjen Imigrasi Cekal dan Cabut Paspor Veronica Koman

East Java Regional Police Ask the Director General of Immigration to Block and Revoke the Veronica Koman Passport

passport

Polda Jawa Timur meminta bantuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk mencekal dan mencabut paspor milik Veronica Koman.
Polisi telah menetapkan Veronica sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks dan provokasi asrama mahasiswa Papua, Surabaya pada pertengahan Agustus lalu.

Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Polisi Luki Hermawan lewat konferensi pers di Mapolda setempat, Sabtu, 7 September 2019 mengatakan pihaknya sudah membuat surat untuk bantuan pencekalan dan pencabutan paspor terhadap tersangka yang juga pengacara Hak Asasi Manusia tersebut.
Luki mengatakan telah melayangkan surat pemanggilan kepada Veronica ke dua alamat yang ada di Indonesia, yaitu di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Polda Jatim juga bekerjasama dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri guna mengkonfirmasi keberadaan kuasa hukum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diduga saat ini berada di salah satu negara tetangga Indonesia dan tinggal bersama suaminya yang seorang WNA dan penggiat LSM.
Dari pengembangan penyelidikan, Polda Jatim yang bekerja sama dengan Kementrian Luar Negeri berhasil melacak dua nomor rekening Veronica Koman baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Veronika, disebut mendapatkan beasiswa dari Indonesia dan sekolah S2 bidang hukum.

Selain itu, Polda Jatim juga menjalin kerja sama dengan Tim Siber Bareskrim Mabes Polri dan berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk sesegera mungkin memulangkan Veronica Koman yang merupakan target utama untuk mengungkap terkait kasus yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.
Ditetapkan sebagai tersangka, Veronica dijerat dengan pasal berlapis, yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP, serta UU Nomor 1 Tahun 1946 dan UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras.

Share On

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *