Produksi Karet Berpotensi Turun Karena Harganya yang Rendah

Potensi Produksi Karet Menurun Karena Harga Rendah

Foto Potensi Produksi Karet

Langkah pemerintah untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri dihargai oleh Ketua Asosiasi

Langkah pemerintah untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri diapresiasi oleh Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Moenardji Soedargo. Harga karet global yang rendah menurut Moenardji telah berdampak pada kesejahteraan petani dan produksi secara kumulatif.

Pada Senin (14/10/2019) Moenardji mengatakan sudah banyaknya potensi serapan di dalam negeri dan dari industri pun sudah compatible.

Rendahnya harga karet telah membuat petani dalam negeri kesulitan merawat tanamannya. Moenardji mencontohkan lahan seluas 380.000 hektare (ha) di sejumlah sentra produksi telah terserang penyakit gugur daun karet.

Moenardji juga menambahkan akibat dari gugur daun karet, produksi berpotensi turun 500.000 ha. Berdasarkan laporan International Rubber Board, hal ini juga sudah berdampak pada sejumlah negara produsen seperti Malaysia, Thailand, dan Sri Lanka.

Moenardji mengharapkan dengan luasnya lahan yang terkena dampak penyakit ini dapat menjadi pelajaran bagi pasar global dan negara-negara penyerap karet alam untuk tidak mempermainkan harga. Lantaran, dengan penurunan permintaan secara global memberi dampak yang nyata bagi sisi hulu karet.

Moenardji mengungkapkan hal ini menjadi pengalaman yang harus dipelajari market. Jika harga rendah terlalu lama akan menyakiti pohon karet dan para petani, selain itu produksi pun akan menurun. Harga karet yang rendah tidak sustainable bagi petani. Strategi pengurangan ekspor yang telah dilakukan oleh negara eksportir (AETS) pun tidak memberikan dampak yang panjang bagi harga karet. Negara-negara produsen yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) juga belum membahas rencana perpanjangan pengurangan ekspor yang berakhir pada September lalu. Moenardji juga menambahkan sepertinya tidak ada AETS, karena sifatnya temporer. Jika terus menerus juga tidak akan baik juga.  

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *