Program Padat Karya Sekitar Bandara, Kemenhub Gelontorkan Rp 300 M

Work-intensive Program Around the Airport, Ministry of Transportation Spends Rp. 300 M

Airport Workers

Sebanyak 113 orang warga sekitar Bandara Kufar, Maluku, mengikuti program padat karya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Tujuan diadakannya program padat karya tersebut untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting (gizi buruk) masyarakat di sekitar bandara, lebih tepatnya warga desa Kufar Darat dan Kufar Pantai.

“Padat karya ini kan kita Kemenhub tentu mendukung programnya Presiden kita untuk meningkatkan kesejahteraan untuk menambah tenaga kerja,” kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, Kol. Pnb Sarmanto, Selasa (2/4).

Selain itu, program padat karya ini juga bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan, gotong royong dan partisipasi masyarakat. Para peserta program padat karya tersebut bekerja membersihkan area sekitar bandara. Mulai dari runway strip hingga saluran-saluran di sekeliling bandara.

Bandara yang terletak di tengah hutan tersebut dikelilingi oleh semak belukar yang cukup lebat sehingga perlu dilakukan pemotongan rumput secara rutin.

Dia mengungkapkan, untuk program padat karya tersebut Ditjen Perhubungan Udara anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 300 miliar di 2019. Di tahun sebelumnya, program tersebut mampu menyerap 11.882 tenaga kerja lokal di sekitar bandara.

Namun demikian, tidak semua bandara mengadakan program padat karya. Hanya 153 bandara terpilih yang dijadikan lokasi padat karya. Di sektor perhubungan ini dalam hal ini Ditjen Udara mempetakan mana yang perlu dilakukan padat karya. Salah satunya di satpel Kufar, dengan alokasi kemampuan SDM yang ada.

Para peserta program padat karya menggunakan peralatan sederhana yang mereka miliki untuk melakukan pembersihan, seperti parang dan golok. Upah yang diterima sebesar Rp 150.000 untuk satu hari pekerjaan.

Saat pembersihan sedang berlangsung, tak jarang para pekerja menemukan ular besar bahkan buaya di sekitar bandara, karena adanya drainase pada area pembersihan yang banyak ditumbuhi rumput-rumput.

Bandara Kufar memiliki panjang runway 1400 x 30 meter. Runway Strip 1.520 x 150 meter. Total luas lahan bandara secara keseluruhan adalah kurang lebih 511 Ha dan dikelilingi oleh rawa-rawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *