Program Pemutihan IMB di Ibu Kota Baru, Peserta yang Belum Miliki IMB Melebihi Kuota

IMB Bleaching Program in New Capital City, Participants Who Do Not Yet Have IMB Exceed Quota

Foto Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Sebanyak 5.052 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengikuti program Pemutihan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang digulirkan pemerintah kabupaten setempat sejak Agustus 2019. Kabupaten ini telah ditetapkan sebagai calon ibu kota Indonesia yang baru.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Penajam Paser Utara, Fernando di Penajam, Rabu (6/11) mengatakan bahwa minat warga cukup tinggi ikut program Pemutihan IMB.

Adapun target atau kuota program Pemutihan IMB di wilayah ini sebanyak 4.000 rumah yang belum memiliki IMB. Namun, sejak adanya program pemutihan IMB tersebut, jumlah pendaftar telah melebihi kuota atau target, yakni mencapai 5.052 warga pemilik rumah yang belum memiliki IMB.

Lebih lanjut Fernando mengatakan, hingga pekan ini tercatat ada 375 warga di empat kecamatan yang mendaftar untuk mengikuti program Pemutihan IMB. Meskipun target atau kuota telah terpenuhi atau bahkan melampaui, kata Fernando, pendaftaran program pemutihan IMB masih terus dibuka hingga akhir 2019.

Fernando menyebutkan empat kecamatan terbanyak yang mendaftar, yakni Kecamatan Sepaku sebanyak 2.372 peserta, Kecamatan Penajam 1.477 warga, Kecamatan Waru 406 peserta, dan Kecamatan Babulu mencapai 452 peserta.

Untuk informasi, program yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu didasari dari Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2019.

Tujuan pemutihan IMB ini, kata Fernando, untuk memberikan kepastian hukum terhadap bangunan milik warga yang sudah terbangun tetapi belum memiliki IMB.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bangsa: https://www.indonesianupdates.com/category/nation/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *