Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Istana: Tak Ada Gunanya Menanggapi

Rocky Gerung Said Jokowi Doesn’t Understand Pancasila, Palace: There’s No Point in Responding

Foto Rocky Gerung Said Jokowi Tidak Mengerti Pancasila

Rocky Gerung Said Jokowi Tidak Mengerti Pancasila

Terkait pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak memahami nilai-nilai Pancasila, Staf Khusus Presiden Dini Shanti Purwono mengatakan tak ada gunanya menanggapi pengamat politik tersebut. Dini menyebut tak ada substansi untuk merespons pernyataan Rocky yang menjadi trending tersebut.

“Tidak ada gunanya kami menanggapi. Jadi biarlah masing-masing punya pendapat masing-masing,” ujar Dini saat diminta mengonfirmasi, Rabu (4/12).

Dia menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai menilai pernyataan Rocky tersebut. Sebab, katanya, masyarakat yang akan menilai sendiri mana yang benar-benar nasionalis, dan mana yang hanya mencari panggung.

“Mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang betul-betul nasionalis dan berbuat untuk negeri ini, mana yang hanya cari panggung dan hanya memikirkan dirinya atau kelompoknya sendiri,” kata Dini.

Sebelumnya, dalam acara ILC TvOne yang tayang pada Selasa (3/12/19) malam, Rocky mengatakan tidak ada yang Pancasilais. Bahkan,ia menyebut Jokowi tak memahami nilai-nilai Pancasila, ketimbang hanya menghapal lima sila dasar negara tersebut.

“Jadi sekali lagi, polisi Pancasila atau Presiden enggak ngerti Pancasila, dia hapal tapi enggak paham. Kalau dia paham dia enggak berutang, kalau dia paham dia enggak naikin BPJS, kalau dia paham dia enggak melanggar UU Lingkungan,” ujar Rocky dalam acara tersebut.

Sementara, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo mengatakan apa yang dilontarkan oleh Rocky itu merupakan pernyataan hiperbola, dengan menyebut Jokowi tak paham Pancasila. Menurut pernilaiannya, Rocky tengah beretorika dengan teori-terori komunikasi untuk menarik perhatian dan mendapatkan panggung.

“Jadi dia hanya membuat dengan retorika-retorika. Hanya untuk supaya menarik perhatian, mendapat panggung, tapi tidak ada substansi apa yang dikatakan,” kata Benny.

Menyusul pernyataan Rocky yang memicu beberapa pihak panas, lalu Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang mengancam akan melaporkan peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) tersebut.

Mengenai kapan waktu pelaporan terhadap Rocky, Junimart belum memastikannya. Menurut pengakuannya, ia masih berkoordinasi dengan jajaran DPP PDIP untuk melakukan pelaporan tersebut.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Politik: https://www.indonesianupdates.com/category/political/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *