Serangan Teror London Bridge, Polisi Tembak Mati Pelaku

London Bridge Terror Attack, Police Shoot Dead Perpetrators

Foto Kepolisian London untuk seorang tersangka teroris di London Bridge mati

Polisi London ke tersangka teroris di London Bridge mati

Penembakan dilakukan Polisi London kepada tersangka teroris di London Bridge hingga mati, setelah terjadinya insiden penikaman. Serangan yang terjadi pada Jumat (29/11), mengakibatkan dua orang meninggal dan tiga lainnya terluka. Kejadian tersebut terjadi kurang dari dua pekan sebelum warga Inggris menggunakan hak suaranya dalam pemilihan.

Atas kejadian ini pun menggarisbawahi meningkatnya risiko keamanan pemilihan di Inggris. Sebelumnya, referendum Brexit 2016 dan pemillihan umum terakhir pada 2017, dilakukan usai adanya insiden teroris yang dilakukan setelah insiden teroris. Kesamaan hal yang paling mencolok adalah lokasi serangan teror yang melanda hanya lima hari sebelum pemilihan pada bulan Juni 2017 juga terjadi London Bridge.

Berdasarkan keterangan dari pejabat Whitehall, bahwa pelaku penikaman baru bebas dari penjara terkait kasus terorisme. Saat melakukan serangan, pelaku mengenakan tanda elektronik.

Lembaga think-tank di London, yakni Royal United Services Institute memberikan pernyataan bahwa serangan tersebut menyoroti situasi keamanan yang panas jelang pemilihan di Inggris. Hal itu disampaikan oleh Direktur studi keamanan dari Lembaga tersebut.

“Dengan pengecualian pemilihan Parlemen Eropa, yang agak berbeda, referendum Uni Eropa dan setiap pemilihan selama tiga tahun terakhir telah terjadi dalam bayang-bayang serangan teroris,” ucap Raffaello, dilansir dari Financial Times, Sabtu (30/11)

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberikan komentar keras dengan mengatakan bahwa tidak benar jika seorang dibebaskan lebih awal dari penjara untuk tahanan yang serius dan kejam. Ia juga berjanji untuk mengakhiri praktik yang sudah menjadi salah satu dari banyak ketentuan peradilan pidana yang keras dalam manifesto pemilihan Konservatif.

Tak lama setelah mendapat kabar mengenai serangan tersebut, Johnson kembali ke Downing Street dari daerah pemilihannya di Uxbridge. Dirinya juga akan menunda kampanye pemilihannya dan akan mengadakan pertemuan Cobra, yaitu komite darurat pemerintah pada pukul 21.30 waktu setempat.

Sementara, Komisioner Polisi London Cressida Dick mengatakan pihaknya menerima laporan penikaman pada pukul 1.58 waktu setempat. Dirinya juga menambahkkan bahwa ideologi teror yang kosong tidak menawarkan apapun selain kebencian. Disamping itu, Dick mengatakan akibat kejadian ini akan ada peningkatan patroli oleh petugas bersenjata dalam beberapa hari mendatang.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Politik: https://www.indonesianupdates.com/category/international/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *