Tak Lagi Gratis Transfer ke Bank, Ovo Sebut Untuk Kurangi Beban Korporasi

No More Free Transfers to Banks, Ovo Call To Reduce Corporate Expenses

Foto transfer bank melalui aplikasi pembayaran atau dompet digital Ovo

Transfer bank melalui aplikasi pembayaran atau dompet digital Ovo

Saat ini kebanyakan orang sudah melakukan transaksi lewat smartphone yang ada di genggaman. Salah satunya transfer bank melalui aplikasi pembayaran atau dompet digital, Ovo. Sebelumnya, para pengguna diberikan kenyamanan karena tidak adanya biaya yang dibebankan ketika transfer ke bank. Namun, saaat ini sejumlah warganet mengeluhkan biaya transfer khusus ke bank yang baru ditetapkan oleh perusahaan dompet elektronik Ovo, yakni sebesar Rp 2.500 per transaksi.

Direktur Ovo, Harianto Gunawan pun buka suara menanggapi keluhan tersebut. Ia mengatakan, pemungutan biaya transfer yang dilakukan oleh Ovo yaitu untuk mengurangi sebagian beban operasional korporasinya.

Lebih lanjut Harianto menjelaskan bahwa pungutan biaya transfer itu merupakan  arahan dari pihak regulator, yakni Bank Indonesia karena Ovo sedang bergerak ke arah sustainable business. Disamping itu, biaya transfer juga merupakan salah satu upaya guna menjaga agar bisnis digital payment Ovo terus berkelanjutan. 

“Ini penting supaya kami bisa terus berinovasi dan melakukan edukasi agar visi cashless society bisa diwujudkan,” ujar Harianto.

Keputusan penetapan biaya transfer itu, sebut Harianto, sudah berlaku sejak pertengahan November 2019. Harianto menambahkan, biaya sebesar Rp 2500 yang dikenakan oleh Ovo untuk melakukan transfer ke bank lain sangatlah terjangkau, kompetitif, dan real time transfer. 

“Dapat dilihat biaya transfer tersebut tetap lebih murah dibandingkan dengan biaya transfer yang ada di market saat ini,” ujar Harianto.

Diketahui saat ini biaya transfer uang antar bank konvensional adalah sebesar Rp 6.500. Tarif ini sama besarnya yang dibebankan baik melalui sms banking, internet banking maupun ATM. Jika melakukan transfer uang lewat kliring maka dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

Merujuk dari laman informasi yang ada di aplikasi Ovo, selama ini apabila melakukan sepuluh transaksi pertama di tiap bulannya, maka transfer ke bank tidak dikenai biaya. Kemudian, setelah melakukan sepuluh kali transfer, transaksi berikutnya akan dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 per transfer.

Pengguna bisa mentransfer kepada semua bank, dengan besar nominal transfer minimum adalah Rp 10.000 per transaksi. Setelah melakukan transfer, konfirmasinya dapat dilihat pada informasi status transfer. Sedangkan rincian transfer, pengguna bisa melihatnya di laman history di aplikasi Ovo.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Bisnis: https://www.indonesianupdates.com/category/business/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *