Targetkan 30-35 RUU di Masa Sidang 2020, Baleg DPR Sebut Prioritaskan Kualitas

Targeting 30-35 Draft Bill in 2020 Session Period, DPR Legislative Call Prioritizes Quality

Foto Wakil Ketua Badan Legislatif Republik Indonesia

Wakil Ketua Badan Legislatif Republik Indonesia

Dalam pengesahan perundangan-undangan, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya menyatakan pihaknya tidak akan terlalu banyak mengesahkan Rancangan atau Revisi Undang-Undang (RUU) dalam satu tahun. Kata dia, Baleg menargetkan sekitar 30-35 RUU yang dapat disahkan oleh DPR pada masa sidang sepanjang tahun 2020.

“Sekitar 30-35 RUU, sifatnya yang reguler tahunan,” ujar Willy saat berada di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta.

RUU tersebut, kemudian dirinci oleh Willy, yaitu terdiri dari 22 RUU yang diusulkan oleh 11 komisi di DPR, 5 hingga 6 RUU usulan pemerintah. Sedangkan sisanya merupakan RUU usulan Baleg.

Kendati ada target yang ditetapkan, tapi Willy menegaskan DPR tidak mengutamakan kuantitas RUU yang akan disahkan. Pihaknya lebih mengedepankan kualitas dari UU yang akan disahkan ketimbang target yang terlalu banyak.

Ditambah, sebelumnya pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, bahwa tak perlu banyak RUU yang dibuat. Menurut penilaian Yasonna, dengan banyaknya RUU yang ada, nantinya UU tersebut akan berstatus sebagai omnibus law.

Adapun, terkait pengesahan 30-35 RUU, Willy optimistis target dapat terpenuhi dalam waktu satu tahun. Saat ini, kata Willy, Baleg tengah menanti 11 komisi di DPR untuk menentukan RUU prioritas yang yang harus segera dilakukan pembahasan. Nantinya, usulan RUU itu akan dimasukkan dalam program legislasi nasional (Prolegnas). Willy menambahkan, Baleg juga kini masih berdiskusi secara intensif, terkait sekitar lima UU yang mungkin yang akan dibahas secara intensif dan benar-benar diprioritaskan.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Politik: https://www.indonesianupdates.com/category/political/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *