Uni Emirat Arab Luncurkan Fasilitas Drive-Thru untuk Tes Covid-19

Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Crown Prince of Abu Dhabi has opened a mobile drive-thru COVID-19 test center

Facilities for testing the corona virus or Covid-19 are needed for each country to know the disease status of its citizens and be aware of the transmission of the virus

Fasilitas untuk pengujian virus corona atau Covid-19 sangat diperlukan bagi setiap negara untuk mengetahui status penyakit dari warganya dan mewaspadai penularan virus tersebut. Beberapa negara sudah mengaplikasikan pengetesan Covid-19, seperti rapid test terhadap warga yang diduga atau mengalami gejala dari penyakit virus ini.

Termasuk juga negara Uni Emirat Arab (UEA) yang mengatakan telah meluncurkan fasilitas pengujian coronavirus drive-thru sebagai bagian dari upaya negara Teluk untuk memerangi penyakit itu.

Fasilitas tersebut, diresmikan oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed. Pusat pelayanan ini, berdasarkan keterangan kantor media pemerintah Abu Dhabi, akan memberikan skrining dalam waktu lima menit menggunakan peralatan canggih dan tim medis.

“Fasilitas pengujian drive-through baru untuk COVID-19 telah diluncurkan … untuk menawarkan prosedur pengujian yang aman,” kata kantor media tersebut pada hari Sabtu melalui Twitter.

Jumlah orang yang bisa dilayani dari fasilitas ini mencapai 600 orang per hari. Hal ini diinfokan dari kantor berita resmi WAM, yang menambahkan prioritas layanan diberikan kepada warga lanjut usia, wanita hamil dan mereka yang menderita penyakit kronis.

Sebagai info tambahan, orang-orang harus memesan janji terlebih dahulu ketika ingin menjalani tes.

Tes “untuk komunitas yang lebih luas hanya untuk jaminan saja” akan menelan biaya 370 dirham (US $ 100), menurut saran pemerintah di Twitter.

As reported, pada hari Minggu UEA secara resmi mengkonfirmasi ada sebanyak 570 kasus dinyatakan COVID-19, termasuk tiga kasus kematian. Negara teluk ini telah memberlakukan pembatasan pada pergerakan malam dan mengambil langkah-langkah untuk membersihkan area luar dan transportasi umum.

UEA juga telah menghentikan penerbangan penumpang, menutup perbatasannya dengan orang asing dan meminta orang-orang keluarĀ  hanya jika perlu. Bagi yang melanggar akan ada sanksi berupa denda. Jaksa Agung UEA Hamad Saif al-Shamsi telah mengeluarkan daftar denda mulai dari $ 272 hingga $ 13.600.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang international:
https://www.indonesianupdates.com/category/international/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *