Wahyu Setiawan Sudah Ditahan, Pakar Hukum Tantang KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Wahyu Setiawan Already Detained, Legal Experts Challenge KPK to Check PDIP Secretary General Hasto Kristiyanto

Foto Komisi Pemberantasan Korupsi

Dugaan kasus suap yang melibatkan Komisaris Komisi Pemilihan Umum

Kasus dugaan suap yang melibatkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dan kini telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diharapkan tak berhenti begitu saja. Hal ini disampaikanoleh Pakar Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Suparji Ahmad dan mengatakan KPK mesti berani memeriksa Sekretaris Jenderal PDIPHasto Kristiyanto.

“Jangan ramai di depan, tapi sepi di belakang. Ini pertaruhan besar. Kalau hanya berhenti di situ saja, orang tidak akan percaya KPK. Blunder,” ungkap Suparji dalam sebuah acara diskusi di bilangan Menteng, Sabtu (11/1/2020).

Lebih lanjut, Suparji mengatakan bahwa KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri harus berani memanggil orang-orang yang namanya ditengarai terlibat dalam perkara. Ia pun menyebut nama Hasto Kristiyanto agar bisa dilakukan pemeriksaan.

“Misalnya yang paling banyak disebut, Hasto Kristiyanto. KPK harus punya nyali walaupun berhadapan dengan partai penguasa,” kata Suparji.

Diketahui, kasus dugaan suap yang menimpa Komisioner KPU Wahyu Setiawan juga menyeret Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Salah seorang caleg PDIP, yakni Harun Masiku, menjadi tersangka pemberi suap kepada Wahyu untuk urusan penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024.

Kemudian, nama Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyantoikut terseret dalam kasus ini. Hal ini berawal dari dua stafnya yang diduga ditangkap dalam OTT KPK pada Rabu, 8 Januari 2020. Untuk itu, KPK menyatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan melakukan pemanggilan terhadap Hasto dalam kasus dugaan suapWahyu Setiawan.

“Kembali ke proses penyidikan, tetapi mungkin tidak saja hanya kepada Hasto tetapi mungkin kepada pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan pengembanganperkara ini,” ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar bertempat di kantornya, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Sementara, Hasto merasa tengah di framing dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) yang mengaitkan dirinya dengan kasus Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Hasto mengatakan dirinya tidak tahu-menahu soal kasus tersebut karena sibuk mempersiapkan Rakernas PDIP yang digelar pada 10-12 Januari 2020.

Baca lebih banyak artikel terkait tentang Politik: https://www.indonesianupdates.com/category/political/

Ikuti kami di Facebook dan tetap up to date dengan konten terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *